Video Streaming
Fahri Hamzah: Ada Kelonggaran Luar Biasa di BI
Fahri Hamzah: Ada Kelonggaran Luar Biasa di BI (2) | Fahri Hamzah: Ada Kelonggaran Luar Biasa di BI (2) |
|
|
|
|
Jakarta: Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan mengatakan, batas toleransi terhadap pelanggaran sebanyak tiga kali. Setelah itu, apabila sebuah institusi perbankan masih melakukan pelanggaran akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Menurut besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, batasan tiga kali itu hanya merupakan feeling. Pernyataan tersebut disampaikan Aulia Pohan saat ditanya anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century dari Fraksi Keadilan Sejahtera, Fahri Hamzah, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/1). Menurut Aulia Pohan, BI memiliki prosedur rutin untuk menindaklanjuti pelanggaran itu dengan bekerja sama dengan pihak penegak hukum: Markas Besar Polri. Anehnya, kata Fahri Hamzah, pihaknya mencatat ada 11 pelanggaran yang dilakukan oleh Bank Century. Anehnya lagi, pelanggaran itu dibiarkan oleh BI. "Jadi, ada permisifisme yang luar biasa di BI. Jadi, kejahatan besar itu ada di BI," kata Fahri Hamzah. Fahri menegaskan, Aulia Pohan sudah merasakan betapa pahitnya menjadi Deputi Gubernur BI dengan menjadi tahanan. Ini terjadi karena Aulia menyetujui pengucuran dana Rp 100 miliar Yayasan BI untuk desiminasi Undang-Undang Bank Indonesia ke sejumlah anggota DPR. "Mustinya bapak blak-blakan saja. BI itu sarang penyamun, mustinya harus kita diperbaiki," kata Fahri. (DOR)
|
| Berikutnya > |
|---|
| RENUNGAN POLITIK 33 Michael,... angka-angka ini, satu, dua, tiga... dalam satuannya; detik, hari, tahun... matahari, bulan dan dengan apapun yang Tuhan bersumpah menggelayuti kita dengan misteri tentang lahir, sukses, kesempatan, mati, sakit, sempat, sibuk dan luka... selengkapnya... |
| Tulisan Lainnya... |
| Diimbau Tak Berpolitik, Menteri PKS Diminta Konsentrasi Bantu PresidenAnis Vs TifatulMuhammad Nur Hayid - detikNews (29 Januari 2010)Jakarta - Menteri-menteri dari PKS seluruhnya sudah diwakafkan untuk kepentingan bangsa dan negara. Karena itu, menteri dari PKS diimbau... selengkapnya... |
| Berita lainnya... |